TRIBUNNEWS.COM, IRAN - Teheran memperingatkan kepada Amerika Serikat agar tidak melancarkan agresi terhadap Iran karena setiap serangan ke negara republik Islam itu bakal membawa konsekuensi serius bagi kepentingan AS di kawasan Teluk.
"(Meski hanya) menembakkan satu peluru ke Iran akan membawa dampak besar terhadap kepentingan Amerika dan juga sekutu-sekutunya di kawasan itu," ujar juru bicara Angkatan Bersenjata Iran, Brigjen Abolfazl Shekarchi, kepada kantor berita Tasnim, Sabtu (22/6/2019).
"Republik Islam tidak pernah dan tidak akan pernah memulai peperangan."
"Namun jika musuh melakukan kesalahan sekecil apa pun, hal itu akan menghadapi reaksi revolusioner terbesar dari Iran di Asia Tengah dan Barat, dan mereka tidak akan bertahan dalam pertempuran," tambahnya.
"Apabila musuh menembakkan sebuah peluru ke arah kami, kami akan menembakkan sepuluh peluru kembali," kata Shekarchi, dikutip Reuters.
Shekarchi mengatakan, jika Iran diserang, maka pihak lawan akan menerima tanggapan yang tidak dapat diperbaiki dan membuat lawan menyesal.
"Amerika dan rekan-rekannya tidak mampu berperang melawan Iran. Amerika tidak memiliki kemampuan untuk menggulingkan rezim Republik Islam.
Baca: Nikah di Kantor Polisi Kota Kediri, Istri Akan Menjalani Hari-hari Tanpa Kehadiran Suami
Karena jika mampu, mereka pasti sudah akan melakukannya.
"Sebelumnya, pada Kamis (20/6/2019), sebuah drone pengintai milik AS telah ditembak jatuh oleh Iran.
Teheran menyatakan pesawat tak berawak itu telah memasuki wilayah udaranya tanpa izin dan menjadi alasan Iran menembak jatuh pesawat itu.
http://www.tribunnews.com/internasional/2019/06/23/iran-tebar-ancaman-tak-takut-berperang-dengan-amerika
No comments:
Post a Comment