TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Amanat Nasional memastikan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur yang mendukung Prabowo-Sandi sudah kalah di Pilpres 2019.
Wakil Sekretaris Jenderal PAN Saleh Partaonan Daulay mengaku saat ini belum ada tawaran posisi menteri dari Joko Widodo atau Jokowi untuk partainya.
Sehingga PAN memahami posisi tersebut dan tak berharap banyak untuk mendapatkan posisi menteri dari Jokowi kelak terpilih lagi untuk periode kedua.
"Kami itu kan orang yang kalah, kubu koalisi yang kalah, kami paham posisi," ujar Saleh dalam artikel Kompas berjudul: PAN: Kami Kubu yang Kalah, Tak Berharap Banyak Dapat Kursi Menteri.
"Kami sebagai kubu yang kalah tidak berharap banyak juga harus dapat menteri. Itu malah bagi kami bisa jadi tidak tepat, biarkan mengalir dulu," ia menambahkan.
Saleh mengatakan pertemuan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Presiden Joko Widodo tempo haro bukan terkait pembagian kursi jabatan.
Menurut dia, pertemuan itu hanya membicarakan hal-hal yang terkait kebangsaan.
"Biasalah hanya bicara kebangsaan. Terakhir Pak Zul ketemu Presiden di Istana Bogor terakhir dilaporkan dalam rapat harian bahwa dalam pertemuan itu pertemuan biasa," ujar dia.
Adapun, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Presiden Jokowi sudah dua kali bertemu.
Pertemuan pertama, pada saat Zulkifli menghadiri acara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku di Istana Negara, Rabu (24/4/2019).
http://www.tribunnews.com/pilpres-2019/2019/06/25/pan-tak-berharap-dapat-kursi-banyak-dari-jokowi
No comments:
Post a Comment