Pages

Friday, June 14, 2019

Saking Dominannya, Rasio Kekalahan Marc Marquez Terjadi 10 Banding 1

TRIBUNNEWS.COM - Dominasi pebalap Repsol Honda, Marc Marquez di balap MotoGP beberapa tahun terakhir, merujuk pada statistik, tak terbantahkan argumen apapun.

Bahkan pada musim ini, Pebalap asal Spanyol itu masih memimpin klasemen pebalap saat ini.

Namun, legenda MotoGP,  Giacomo Agostini berharap Marc Marquez tidak cepat puas atas capaian tersebut.

Marc Marquez tetap menjadi pebalap yang difavoritkan menjadi juara dunia MotoGP musim ini setelah menjuarainya pada 2013, 2014, 2016, 2017, dan 2018.

Dalam enam seri balapan yang sudah dijalani, Marquez sudah memenangi tiga di antaranya. Dia sekali gagal finis, dan dua kali menempati podium kedua.

Marc Marquez ketika menjadi tamu undangan pada laga RB Leipzig vs Bayern Muenchen di Red Bull Arena.
Marc Marquez ketika menjadi tamu undangan pada laga RB Leipzig vs Bayern Muenchen di Red Bull Arena. (bolasport.com)

Marc Marquez pun memuncaki klasemen pembalap. Dia sudah membukukan 115 angka, berjarak 12 poin dari Andrea Dovizioso di peringkat kedua.

Giacomo Agostini menilai bahwa perbandingan Marc Marquez bisa dikalahkan pembalap lain adalah sekali dalam 10 balapan.

"Tidak ada yang tak terkalahkan. Yang penting adalah bisa memenangkan balapan sebanyak mungkin. Dia (Marquez) juga bisa dikalahkan, tetapi sekali dalam 10 balapan," kata Agostini seperti dilansir BolaSport.com dari Dailystar.

Pemegang delapan gelar juara balap motor kelas GP 500cc ini mengakui bahwa Marquez adalah pembalap MotoGP terkuat saat ini.

"Di MotoGP ada Marquez, yang saat ini terkuat. Dia adalah pemimpin klasemen dan juara bertahan dan jelas pembalap yang harus dikalahkan," ujar Agostini.

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/sport/2019/06/14/saking-dominannya-rasio-kekalahan-marc-marquez-terjadi-10-banding-1

No comments:

Post a Comment