TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengaku mengikuti kabar pertemuan Mantan Ketua MK Mahfud MD dengan Mantan Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said. Hidayat mengatakan dalam pertemuan tersebut pemain sentral sebenarnya adalah Said Didu, Staf khusus Sudirman Said.
"Ya yang datang kan bukan hanya Pak Sudirman Said, ada juga Said Didu. Yang bawa bola itu Said Didu, bukan Sudirman Said, saya kan ngikutin juga. Beliau adalah biasa bercuit cuitan tentang masalah Manchester United dan juga Manchester City," ujar Hidayat di Kompleks parlemen,Senayan, Jakarta, Senin, (20/8/2018).
Hidayat mengaku tidak tahu apakah dalam pertemuan tersebut ada ajakan dari dari Sudirman Said kepada Mahfud untuk bergabung ke Poros Prabowo . Yang pasti menurut Hidayat, ia menghormati apapun sikap Mahfud MD.
"Pada prinsipnya kami hormati sikap politik Mahfud MD apa beliau tetap dengan Pak Jokowi atau beliau netral, apa kembali seperti 2014 kemudian mendukung Prabowo, itu prerogatif beliau," katanya.
Hidayat mengatakan pihaknya tidak akan ikut campur terkait sikap Mahfud MD dalam Pilpres 2019. Ia tidakan akan mengajak Mahfud ikut dalam tim pemenangan poros Prabowo ataupun sebaliknya menolak Mahfud bergabung.
"Kami tidak punya hak menolak dan kami tidak punya hak untuk mendorong-dorong. Kita tunggu saja Pak Mahfud Md sudah sangat dewasa untuk menentukan pilihannya sebagaimana beliau berani buka bukaan di ILC saya kira nanti beliau akan berani buka bukaan tentang pilihan politik beliau," katanya.
Mantan Ketua MK, Mahfud MD menceritakan hasil obrolannya dengan Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said dan Mantan staf khusus Menteri ESDM Muhammad Said Didu saat berada dikediamannya di Yogjakarta.
Hal tersebut tampak melalui akun Twitter @mohmahfudmd yang dituliskan pada Sabtu (18/8/2018).
Dalam postingan tersebut, Mahfud MD mengaku mendapat kunjungan Said Didu dan Sudirman Said selama 2 jam di kediamannya di Yogjakarta.
Mahfud MD mengatakan bahwa Said Didu menghadiahi kaus sepakbola favoritnya, yaitu manchester united. Dalam cuitan yang ia tulis, Mahfud mengaku diajak Said Didu untuk berpindah menjadi fans City, namun ia menolak untuk berpindah saat ini.
"Berani benar Pak @saididu datang ke rumah sy di Yogya, memakai kaus City tapi menghadiahi sy kaus MU. Dia mengajak sy pindah menjadi Fans City tapi sy bilang, “Nantilah kakau itu. Yakinkan dulu sy bhw City bisa diandalkan utk benar2 lbh bagus daripada MU”. Saya akan lihat," tulis Mahfud MD.
Mahfud menambahkan dalam pertemuan selama 2 jam itu, dirinya, Sudirman Said dan Said Didu berdiskusi terkait dunia sepakbola.
"Kemarin sore Pak @sudirmansaid dan Pak @saididu berkunjung ke rumah saya di Yogya. Silaturrahim biasa dan berdiskusi tentang dunia sepakbola. Keduanya adalah kawan lama saya. Terimakasih atas kunjungan 2 jamnya, sahabat-sahabat," sambungnya
Terkait kedekatannya tersebut, Mahfud MD mengaku bahwa dirinya bersahabat dengan Sudirman Said dan Said Didu sehingga tidak ada adu domba diantara mereka bertiga.
"Rasanya tdk ada adu domba. Sy kan bkn domba Kami ngobrol sj sambil menikmati jajan pasar khas Yogya spt Kipo dan Bakpia. Dl waktu Pak Sudirman menteri dan Pak Said stafsusnya, kami sering berdiskusi sbg sesama pecinta NKRI dan pejuang antikorupsi. Kami bersatu di ide, bkn di klub," imbuh Mahfud MD.
http://www.tribunnews.com/nasional/2018/08/20/mahfud-bertemu-sudirman-said-pks-said-didu-yang-giring-bola
No comments:
Post a Comment